Senin, 09 November 2015

iklan prabowo

Iklan bukanlah sekedar penyampaian pesan atau alat pemasaran yang bertujuan untuk mempersuasi khalayak agar tertarik kepada produk yang diiklankan. Bila dilihat melalui kacamata semiotika, iklan kaya akan tanda dan didalamnya terdapat permainan tanda yang dapat dianalisis sehingga melahirkan makna tertentu. Begitu pula dengan iklan Prabowo dalam iklan kampanye Pilres 2014-2019 tema Indonesia Bangkit pada media televisi yang dijadikan objek penelitian pada skripsi ini yang menghasilkan makna tentang konstruksi sikap calon pemimpin Negara (Presiden).
Proses konstruksi realitas yang dilakukan oleh media merupakan usaha untuk ‘menceritakan’ (konseptualisasi) sebuah peristiwa atau keadaan. Realitas tersebut tidak begitu saja melahirkan berita, melainkan melalui proses interaksi antara penulis dengan fakta. Dalam media massa, keberadaan bahasa tidak lagi sebagai alat semata untuk menggambarkan realitas, melainkan bisa menentukan gambaran (citra) yang akan muncul di benak khalyak.
Jika pada bab sebelumnya telah dijelaskan mengenai metode yang digunakan dalam penelitian, maka bab ini akan menjelaskan tentang proses analisis teks pada iklan Prabowo iklan Kampanye Pilpres 2014-2019 tema Indonesia Bangkit sebagai objek penelitian untuk menemukan makna di balik tanda-tanda  yang melahirkan konstruksi sikap seorang calon pemimpin Negara (Presiden) dalam iklan Prabowo dalam iklan Kampanye Pilpres 2014-2019 tema Indonesia Bangkit.
Dalam beberapa scene di iklan ini, peneliti melihat berbagai wujud resistensi terhadap ideologi kepemimpinan, mulai dari resistensi secara tidak langsung hingga resistensi secara langsung. Menurut Weber, patriarki menjelaskan..
Namun tidak semua scene dalam iklan ini mengandung resistensi terhadap ideology kepemimpinan. Peneliti melihat iklan ini mengandung nilai yang berbeda tentang kepemimpinan sosok calon presiden dengan yang ditawarkan pesaingnya sosok yang diidentikan …. Secar keseluruhan iklan ini berusaha menawarkan kepemimpinan yang tegas.
4.1 Struktur Teks Iklan
            Semiotika Roland Barthes hampir memiliki kesamaan dengan teori bahasa yang dikembangkan oleh de Saussure. Saussure mengemukakan empat konsep teoritis, yakni konsep Langue-parole, significant-signifie, sintagmatik-paradigmatik, dan sinkroni-diakroni. (Hoed, 2011:10). Dalam analisis struktur teks, Barthes menggunakan dua konsep yang relevan, yakni konsep hubungan sintagmatik-paradigmatik, dan konsep denotasi-konotasi. (Hoed, 1994:11).
            Tanda tersusun dalam susunan tertentu (jukstaposisi), yang disebut susunan sintagmatik. (Hoed, 2011:10). Susunan sintagmatik merupakan susunan yang dapat diamati secara langsung, bersifat linier yakni ditempatkan mengikuti urutan tertentu , sehingga bila urutannya berubah maka maksudnya pun dapat berubah.
            Jika relasi sintagmatik adalah relasi antarkomponen dalam suatu struktur yang sama, maka relasi paradigmatik adalah relasi antara komponen dalam suatu struktur dan komponen lain diluar struktur itu. Hubungan paradigmatik bersifat asosiatif, yakni hubungan dimana satu tanda dengan tanda yang lain tidak bersifat langsung atau tidak berada dalam ruang yang sama. Hubungan paradigmatik adalah hubungan eksternal suatu tanda dengan tanda lain. Tanda lain yang bisa berhubungan secara paradigmatik adalah tanda-tanda satu kelas atau satu sistem. (Sunardi, 2002:64).
4.1.1 Struktur Sintagmatik Teks Iklan
            Analisis sintagmatik melihat teks sebagai sebuah rangkaian dari satuan waktu dan tata ruang yang membentuknya. Sintagma ibarat suatu rantai, sehingga analisis sintagmatik berupaya melihat teks sebagai rangkaian peristiwa yang membentuk sejumlah narrative atau cerita (Berger, 1982:24). Pembacaan sintagmatik memperlihatkan bagaimana relasi tanda yang dikomunikasikan ke dalam struktur tertentu berdasar kaitan waktu atau berada pada sumbu horizontal. Masing-masing unsur dalam struktur teks berkedudukan sejajar. Dalam melakukan analisis sintagmatik, diperlukan beberapa tahapan,yakni mendekskripsikan iklan secara lengkap, lalu melakukan identifikasi adegan, dan melakukan analisis terhadap susunan adegan. Penjelasan mengenai tahapan-tahapan yang peneliti lakukan dalam melakukan analisis sintagmatik bisa dilihat pada pembahasan di bawah ini.

            Dalam analisis sintagmatik, hal pertama yang harus dilakukan adalah pendeksripsian dari teks yang akan diteliti. Pendeskripsian yang dimaksud di sini adalah menceritakan alur cerita yang ada pada teks tersebut. Pada tayangan iklan kampanye Pilpres Prabowo tema Indonesia Bangkit ini secara garis besar bercerita tentang sikap calon pemimpin Negara (Presiden) yang coba dikonstruksikan kepada masyarakat Indonesia sebagai sesuatu konsep kepemimpinan yang coba ditawarkan agar masyarakat Indonesia memilihnya dalam pemilu 2014-2019. 

0 komentar:

Posting Komentar