Iklan bukanlah sekedar
penyampaian pesan atau alat pemasaran yang bertujuan untuk mempersuasi khalayak
agar tertarik kepada produk yang diiklankan. Bila dilihat melalui kacamata
semiotika, iklan kaya akan tanda dan didalamnya terdapat permainan tanda yang dapat
dianalisis sehingga melahirkan makna tertentu. Begitu pula dengan iklan Prabowo
dalam iklan kampanye Pilres 2014-2019 tema Indonesia Bangkit pada media
televisi yang dijadikan objek penelitian pada skripsi ini yang menghasilkan
makna tentang konstruksi sikap calon pemimpin Negara (Presiden).
Proses konstruksi
realitas yang dilakukan oleh media merupakan usaha untuk ‘menceritakan’
(konseptualisasi) sebuah peristiwa atau keadaan. Realitas tersebut tidak begitu
saja melahirkan berita, melainkan melalui proses interaksi antara penulis
dengan fakta. Dalam media massa, keberadaan bahasa tidak lagi sebagai alat
semata untuk menggambarkan realitas, melainkan bisa menentukan gambaran (citra)
yang akan muncul di benak khalyak.
Jika pada bab
sebelumnya telah dijelaskan mengenai metode yang digunakan dalam penelitian,
maka bab ini akan menjelaskan tentang proses analisis teks pada iklan Prabowo
iklan Kampanye Pilpres 2014-2019 tema Indonesia Bangkit sebagai objek
penelitian untuk menemukan makna di balik tanda-tanda yang melahirkan konstruksi sikap seorang
calon pemimpin Negara (Presiden) dalam iklan Prabowo dalam iklan Kampanye
Pilpres 2014-2019 tema Indonesia Bangkit.
Dalam beberapa scene di
iklan ini, peneliti melihat berbagai wujud resistensi terhadap ideologi
kepemimpinan, mulai dari resistensi secara tidak langsung hingga resistensi
secara langsung. Menurut Weber, patriarki menjelaskan..
Namun tidak semua scene
dalam iklan ini mengandung resistensi terhadap ideology kepemimpinan. Peneliti
melihat iklan ini mengandung nilai yang berbeda tentang kepemimpinan sosok
calon presiden dengan yang ditawarkan pesaingnya sosok yang diidentikan ….
Secar keseluruhan iklan ini berusaha menawarkan kepemimpinan yang tegas.
4.1 Struktur Teks Iklan
Semiotika
Roland Barthes hampir memiliki kesamaan dengan teori bahasa yang dikembangkan
oleh de Saussure. Saussure mengemukakan empat konsep teoritis, yakni konsep
Langue-parole, significant-signifie, sintagmatik-paradigmatik, dan
sinkroni-diakroni. (Hoed, 2011:10). Dalam analisis struktur teks, Barthes
menggunakan dua konsep yang relevan, yakni konsep hubungan
sintagmatik-paradigmatik, dan konsep denotasi-konotasi. (Hoed, 1994:11).
Tanda
tersusun dalam susunan tertentu (jukstaposisi), yang disebut susunan
sintagmatik. (Hoed, 2011:10). Susunan sintagmatik merupakan susunan yang dapat
diamati secara langsung, bersifat linier yakni ditempatkan mengikuti urutan
tertentu , sehingga bila urutannya berubah maka maksudnya pun dapat berubah.
Jika
relasi sintagmatik adalah relasi antarkomponen dalam suatu struktur yang sama,
maka relasi paradigmatik adalah relasi antara komponen dalam suatu struktur dan
komponen lain diluar struktur itu. Hubungan paradigmatik bersifat asosiatif,
yakni hubungan dimana satu tanda dengan tanda yang lain tidak bersifat langsung
atau tidak berada dalam ruang yang sama. Hubungan paradigmatik adalah hubungan
eksternal suatu tanda dengan tanda lain. Tanda lain yang bisa berhubungan
secara paradigmatik adalah tanda-tanda satu kelas atau satu sistem. (Sunardi,
2002:64).
4.1.1 Struktur Sintagmatik Teks Iklan
Analisis
sintagmatik melihat teks sebagai sebuah rangkaian dari satuan waktu dan tata
ruang yang membentuknya. Sintagma ibarat suatu rantai, sehingga analisis
sintagmatik berupaya melihat teks sebagai rangkaian peristiwa yang membentuk
sejumlah narrative atau cerita (Berger, 1982:24). Pembacaan sintagmatik
memperlihatkan bagaimana relasi tanda yang dikomunikasikan ke dalam struktur
tertentu berdasar kaitan waktu atau berada pada sumbu horizontal. Masing-masing
unsur dalam struktur teks berkedudukan sejajar. Dalam melakukan analisis
sintagmatik, diperlukan beberapa tahapan,yakni mendekskripsikan iklan secara
lengkap, lalu melakukan identifikasi adegan, dan melakukan analisis terhadap susunan
adegan. Penjelasan mengenai tahapan-tahapan yang peneliti lakukan dalam
melakukan analisis sintagmatik bisa dilihat pada pembahasan di bawah ini.
Dalam
analisis sintagmatik, hal pertama yang harus dilakukan adalah pendeksripsian
dari teks yang akan diteliti. Pendeskripsian yang dimaksud di sini adalah
menceritakan alur cerita yang ada pada teks tersebut. Pada tayangan iklan
kampanye Pilpres Prabowo tema Indonesia Bangkit ini secara garis besar
bercerita tentang sikap calon pemimpin Negara (Presiden) yang coba
dikonstruksikan kepada masyarakat Indonesia sebagai sesuatu konsep kepemimpinan
yang coba ditawarkan agar masyarakat Indonesia memilihnya dalam pemilu
2014-2019.




0 komentar:
Posting Komentar